EMERGENCY PROCEDURES dastrayani bibra
Itulah sebuah bangunan “kredibiltas” yang teruji dari sebuah Maskapai Penerbangan, Manajemen Bandara dan tentu saja Pihak Otoritas Penerbangannya.Hal tersebut adalah sesuatu yang “biasa” saja, yaitu bila memang semua pihak bekerja dengan “baik” sesuai bidang tugasnya masing-masing, maka tingkat keberhasilan yang akan diperoleh dalam pelaksanaan tugas adalah memang pasti akan berbuah seperti tersebut tadi.Disisi lain juga harus sanggup membangun kesadaran mendalam tentang posisi, tugas dan tanggung jawab sesuai bidang tugas masing-masing.Dengan syarat ada kemauan kita untuk bekerja dengan irama yang seperti itu. dastrayani bibra
Semua ketentuan, regulasi dan aturan tersebut dituangkan dalam sebuah tata kerja yang dikenal sebagai “Normal Procedures”. dastrayani bibra
Dengan syarat ada kemauan kita untuk bekerja dengan irama yang seperti itu.Itu pula sebabnya kemudian pihak ATC dan Manajemen Bandara menyiapkan pelaksanaan “emergency procedures” yang harus dilakukan terhadap sebuah pesawat yang akan mendarat dengan kondisi gangguan mesin.Itu pula sebabnya, dalam dunia penerbangan dituntut disiplin yang ketat tanpa kompromi. Disiplin ketat tanpa kompromi akan sulit dapat terjaga dengan baik tanpa adanya pengawasan yang terus menerus. dastrayani bibra
Itu semua dapat terwujud dari sebuah rangkaian “kerja keras” yang berjalan lama bertahun-tahun. Kerja keras dalam membangun etos kerja yang tumbuh bersamaan dengan kesadaran mendalam tentang posisi, tugas dan tanggung jawab masing-masing. dastrayani bibra
Panduan itu bernama “normal procedures”. Bila kemungkinan tentang kecelakaan yang mungkin saja dapat terjadi, sudah pula dibuat panduan kerja untuk mengatasi agar kemungkinan atau bahkan kecelakaan yang sudah sempat terjadi, dapat diatasi dengan baik.Semua ketentuan, regulasi dan aturan tersebut dituangkan dalam sebuah tata kerja yang dikenal sebagai “Normal Procedures”. dastrayani bibra
Setelah semua pihak terkait melaksanakan dengan baik “emergency procedures” sesuai bidang tugas masing-masing yang sudah menjadi panduan kerja yang baku itu, maka dapat diyakini pesawat dengan gangguan mesin dapat mendarat dengan selamat, walau kemudian ada masalah kerusakan lain yang juga dapat segera diatasi dengan baik. dastrayani bibra
Mekanisme dan tata kelola serta keterampilan kerja yang seperti itulah yang harus dimiliki oleh Pilot dan Crew Pesawat Terbang.Mereka “merasa” berada dalam penanganan dan pelayanan yang aman, mereka merasa berada dalam “a good hand”. dastrayani bibra
Mereka “merasa” berada dalam penanganan dan pelayanan yang aman, mereka merasa berada dalam “a good hand”.Dengan demikian menjadi jelas sekali bahwa dalam kegiatan operasi penerbangan memang telah ditentukan sebuah panduan agar dapat bekerja dengan aman dan selamat.Nah, tingkat profesionalitas dari para praktisi dibidang penerbangan, terutama sekali akan diukur dari sejauh mana mereka menguasai dengan baik bidang kompetensinya termasuk keterampilan dalam melaksanakan “normal procedures” dan tingkat penguasaannya dalam antisipasi saat mengerjakan “emergency procedures”, bila terjadi kecelakaan. dastrayani bibra
Yang penting bila kita memang ingin setara dengan daerah lain, kita memang harus membangun disiplin yang tinggi.EXPERIENCE IS THE BEST TEACHERBegitu Pilot melihat ada kelainan pada mesin pesawatnya, dia sudah tahu bahwa hal tersebut sudah mencapai ke satu tingkat yang harus dilakukan tindakan “emergency procedures” yang dalam hal ini harus melaksanakan “return to base”, kembali ke titik pemberangkatan. dastrayani bibra
EMERGENCY PROCEDURES dastrayani bibra